[{"title":"Archives","date":"Mar 06, 2022","permalink":"https://okutasan.web.id/archives/","content":"","image":""},{"title":"Catatan Cli","date":"Feb 10, 2019","permalink":"https://okutasan.web.id/p/catatan-cli/","content":"こんにちはみんな! (^o^)/\nSelamat malam, Ini adalah catatan belajar Command Line Interface yang saya lakukan. Semoga bermanfaat..\nmkdir perintah ini digunakan untuk membuat directory, cara penggunaannya mkdir nama_folder\n1 2 ╭─tuturu@tuturu ~ ╰─$ mkdir latihan cd perintah ini digunakan untuk masuk/pindah directory atau folder, cara penggunaannya cd lokasi_directory\n1 2 ╭─tuturu@tuturu ~ ╰─$ cd latihan touch perintah ini digunakan untuk membuat file entah apa, cara penggunaannya touch nama-file.extensi\n1 2 ╭─tuturu@tuturu ~/latihan ╰─$ touch cli-asyique.md ls perintah ini digunakan untuk ngelist atau mencetak daftar file/directory pada layar, cara penggunaannya ls\n1 2 3 ╭─tuturu@tuturu ~/latihan ╰─$ ls cli-asyique.md dildo ls -a : digunakan untuk cetak semua daftar file/dir termasuk yang ter-hidden.\nls -l : digunakan untuk cetak daftar file/dir beserta tanggal,permision,dan ukurannya.\ndll.\nmv perintah ini digunakan untuk mengganti atau memindah folder/file, cara penggunaannya mv [folderlama] [folderbaru] mv [dir/lama] [dir/target]\n1 2 3 4 5 ╭─tuturu@tuturu ~/latihan ╰─$ mv dildo tronjaltronjol ╭─tuturu@tuturu ~/latihan ╰─$ ls cli-asyique.md tronjaltronjol echo perintah ini berhubungan dengan string, bisa digunakan untuk input string ke dalam file, cara penggunaaannya echo \u0026quot;string\u0026quot; \u0026gt; target\n1 2 ╭─tuturu@tuturu ~/latihan ╰─$ echo \u0026#34;koalisi tronjal tronjol\u0026#34; \u0026gt; cli-asyique.md cat perintah ini untuk menampilkan isi file, penggunaan cat [nama-file]\n1 2 3 ╭─tuturu@tuturu ~/latihan ╰─$ cat cli-asyique.md koalisi tronjal tronjol pwd perintah ini digunakan mengetahui lokasi dir aktif, cara penggunaan pwd\n1 2 3 ╭─tuturu@tuturu ~/latihan ╰─$ pwd /home/tuturu/latihan rm perintah ini digunakan untuk menghapus dir atau folder , cara penggunaan rm [option] [dir/file]\n1 2 3 4 5 ╭─tuturu@tuturu ~/latihan ╰─$ rm cli-asyique.md ╭─tuturu@tuturu ~/latihan ╰─$ ls tronjaltronjol rm -rf : digunakan kala directory mempunyai child dan ada banyak file sehingga akan menghapus secara recursive dan force(paksa)\nSemoga catatan belajar CLI saya ini bermanfaat.\nじゃ、また ヾ(＾-＾)ノ\n","image":"https://okutasan.web.id/img/cli-thumbnail.png"},{"title":"Laradock","date":"Nov 19, 2018","permalink":"https://okutasan.web.id/p/laradock/","content":" こんにちはみんな! (^o^)/\nHalo, kali ini saya akan berbagi cara setup lingkungan kerja laravel menggunakan docker atau biasa disebut Laradock. Apa keuntungannya jika kita memakai laradock ?\nKalau untuk saya sendiri pada sisi kepraktisannya, dimana semua kebutuhan untuk lingkungan laravel sudah disediakan oleh laradock dan juga lingkungan kerja atau servernya memakai container didalam docker.\nJadi jika ada masalah tidak mempengaruhi sistem linux karena si server untuk laravel ada didalam container docker.\nKeuntungan yang lain lingkungan kerja dalam conatiner laradock sudah terdapat tools seperti : PHP CLI - Composer - Git - Linuxbrew - Node - V8JS - Gulp - SQLite - xDebug - Envoy - Deployer - Vim - Yarn - SOAP - Drush. Sehingga kita tidak perlu menginstall satu\u0026quot; lagi.\nUntuk fitur laradock bisa dilihat pada situs Laradock.\nJika masih bingung lebih baik dicoba saja, nanti pasti kamu akan mengerti enaknya lingkungan laradock ini hhe.\nInstall GIT Pertama kamu install git dengan cara ketikan perintah berikut pada terminal\n1 sudo apt install git Tunggu sampai selesai, jika sudah cek instalasi git dengan ketik perintah berikut pada terminal\n1 git --version Maka akan tampil seperti berikut Install Docker Untuk instalasi Docker pada Ubuntu silahkan cek post saya Instalasi Docker.\nJika kamu menggunakan selain Ubuntu 16.04 tinggal diedit saja pada bagian xenial dengan versi Ubuntu kamu\n1 2 3 4 $ sudo add-apt-repository \\ \u0026#34;deb [arch=amd64] https://download.docker.com/linux/ubuntu \\ $(xenial) \\ stable\u0026#34; Misal ubuntu 18.04 maka bionic dan seterusnya.\nCek instalasi docker dengan perintah docker maka akan seperti ini Install Docker Compose Buka terminal console dan ketikan perintah 1 sudo curl -L https://github.com/docker/compose/releases/download/1.23.1/docker-compose-$(uname -s)-$(uname -m) -o /usr/local/bin/docker-compose Ubah docker-compose menjadi executable 1 sudo chmod +x /usr/local/bin/docker-compose Cek instalasi docker-compose dengan cara 1 docker-compose --version Jika berhasil hasilnya seperti ini Workspace Laravel Nah jika kita sudah menyiapkan git, docker dan juga docker compose sekarang kita menyiapkan lingkungan kerja laravel kita.\nMasih semangat kan ??? 😁\nBuat folder untuk lingkungan kerja laradock dengan cara buka terminal dan ketik 1 mkdir laravel-projects Masuk kedalam directory tersebut\n1 cd laravel-projects Clone laradock dengan ketik perintah berikut pada terminal 1 git clone https://github.com/Laradock/laradock.git Tunggu proses cloning sampai selesai. 3. Masuk ke folder laradock yang sudah dicloning dengan cara\n1 cd laradock Copy file env-example dan simpan dengan nama .env 1 mv env-example .env Aktifkan container laradock nya 1 docker-compose up -d nginx mysql phpmyadmin redis workspace Biasanya ini memakan waktu agak lama tergantung koneksi internet. Tapi ini cuma dilakukan diawal, nantinya kita kamu tidak perlu mendownload lagi jika mengaktifkan container selanjutnya.\nBuka file .env kemudian tambahkan script berikut 1 2 3 DB_HOST=mysql REDIS_HOST=redis QUEUE_HOST=beanstalkd Masih dalam directory laravel-projects/laradock, jalankan perintah berikut untuk masuk ke container yang telah dibuat. 1 docker-compose exec --user=laradock workspace bash Jika sudah masuk ke container workspace yang sudah kita buat seperti ini Pastikan posisi sudah berada pada /var/www/ didalam laradock container seperti diatas ya. Selanjutnya kita buat directory public dimana di dalam directory ini lah kita akan menginstall laravel kita. Buat directory public dan masuk ke dalam directorynya dengan cara\n1 2 mkdir public cd public Instalasi Laravel Untuk instalasi laravel membutuhkan composer tapi pada lingkungan laradock sudah tersedia semua jadi tinggal pakai saja 😁. Pastikan posisi sudah berada di container laradock dan sudah masuk directory /var/www/public.\nLalu ketikan perintah berikut untuk instalasi laravel installer 1 composer global require \u0026#34;laravel/installer\u0026#34; Tunggu proses sampai selesai. Biasanya butuh waktu tergantung koneksi jaringan kita.\nSetelah selesai, sekarang kita buat aplikasi laravelnya. Ketik perintah ini 1 laravel new blog blog disini silahkan ganti dengan nama project/aplikasi kamu.\nJika sudah silahkan buka browser arahkan ke alamat http://localhost/blog/public. Jika berhasil maka tampilan akan seperti ini Semoga catatan belajar saya ini bermanfaat.\nじゃ、また ヾ(＾-＾)ノ\n","image":"https://okutasan.web.id/img/laravel/laradock.jpg"},{"title":"Belajar Laravel 1.1","date":"Oct 12, 2018","permalink":"https://okutasan.web.id/p/belajar-laravel-1.1/","content":" こんにちはみんな! (^o^)/\nHalo semua, yatta setelah mencoba beberapa kali dan gagal akhirnya saya bisa memasang laravel pada mesin linux Xubuntu 18.04 saya. Nah ini adalah beberapa langkah yang saya lakukan.\n1. Install Web Server dan PHP\nOke sebelum menginstall laravel kita harus menyiapkan web server apache dan juga php. Pada linux bisa menggunakan LAMP ataupun bisa langsung kita menginstall kebutuhan tersebut secara manual. Kali ini saya menginstallnya secara manual menggunakan apt. Ketikan perintah berikut pada terminal.\n1 2 $ sudo add-apt-repository ppa:ondrej/php $ sudo apt-get update Kemudian install php, direkomendasikan versi php 7.0 keatas ya. Kali ini saya pakainya yang php 7.2.\n1 $ sudo apt-get install apache2 libapache2-mod-php7.2 php7.2 php7.2-xml php7.2-gd php7.2-opcache php7.2-mbstring php7.2-zip Cek versi phpnya dengan cara berikut.\n1 $ php --version dan pastikan versinya benar. 2. Install Composer\nNah kalau sudah install yang dibutuhkan sekarang install composernya.\n1 2 3 $ sudo apt-get install curl $ curl –sS https://getcomposer.org/installer | php $ sudo mv composer.phar /usr/local/bin/composer Kemudian cek dengan mengetik perintah composer pada terminal maka akan muncul tampilan kayak gini berarti sudah siap digunakan si composernya. 3. Install Laravel Nah ini saatnya install laravel, caranya ketikan perintah berikut pada terminal console kesayangan.\n1 $ composer global require \u0026#34;laravel/installer\u0026#34; Perintah ini akan menginstall laravel secara global pada mesin linux kita.\nSetting path laravel pada shell kesayangan anda. Kalau saya pakai shell zsh maka tinggal buka file .zshrc.\nJika kalian pakai bash buka saja file .bashrc. Kemudian pastekan lokasi laravelnya. Kalau di punyaku laravelnya ada di $HOME/.config/composer/vendor/bin.\n1 export PATH=\u0026#34;$HOME/.config/composer/vendor/bin:$PATH\u0026#34; Cek dengan ketik perintah laravel maka akan keluar seperti ini. 4. Buat Projectnya Kalau sudah sukses install laravelnya saatnya buat projectnya. Ketikan perintah berikut.\n1 $ laravel new blog Ganti blog dengan nama project kamu ya. Proses ini biasanya makan waktu tergantung koneksi internetmu.\nJika sudah selesai masuk ke dalam directory projectnya. Kalau sudah sukses install laravelnya saatnya buat projectnya. Ketikan perintah berikut.\n1 $ cd blog Untuk menjalankan laravel bisa menggunakan Built-In Web Server atau setting pada apache. Untuk saat ini saya menggunakan yang pertama. nah ketikan perintah dibawah\n1 $ php artisan serve lalu buka browser dan ketikan url http://localhost:8000 atau http://127.0.0.1:8000\nMaka tampil kayak gini di browsernya Semoga catatan belajar saya ini bermanfaat.\nじゃ、また ヾ(＾-＾)ノ\n","image":"https://okutasan.web.id/img/midoriya.png"},{"title":"Plymouth Module Missing","date":"Oct 07, 2018","permalink":"https://okutasan.web.id/p/plymouth-module-missing/","content":" こんにちはみんな! (^o^)/ Halo semua, jadi saat saya ingin merubah plymouth terjadi eror seperti ini\n1 2 update-initramfs: Generating /boot/initrd.img-4.4.0-87-generic W: plymouth module (/usr/lib/x86_64-linux-gnu/plymouth//two-step.so) missing, skipping that theme Sebelumnya yang belum tau pylmouth itu apa , jadi plymouth adalah animasi saat kita boot linux. Nah salah satu yang saya coba pakai adalah plymouth Ene Kagerou Project di sini.\nCara Mengatasinya Oke cara mengatasinya adalah buka terminal dan ketikan perintah berikut.\n1 $ sudo apt-get install plymouth-themes Nah silahkan di update initramfsnya maka tidak akan eror lagi ^^.\nSemoga catatan belajar saya ini bermanfaat. じゃ、また ヾ(＾-＾)ノ\n","image":"https://okutasan.web.id/img/miku.gif"},{"title":"Emergency Boot Linux","date":"Apr 17, 2018","permalink":"https://okutasan.web.id/p/emergency-boot-linux/","content":" こんにちはみんな! (^o^)/ Halo semua, pernah mengalami emergency boot di linux ? .\nPada kemarin sore saya mengalami hal ini. Entah apa yang saya lakukan sebelum shutdown linux mint tiba-tiba pas mau dinyalakan lagi malah muncul emergency boot. Emergency boot ini terjadi saat playmouth berjalan untuk tampilannya kurang lebih seperti ini.\nNah setelah googling saya menemukan solusinya dan dapat masuk ke linux mint kembali. Berikut saya share cara menangani Emergency boot pada linux.\n1. Masuk ke LiveUSB Linux Silahkan buat Live Linux xubuntu atau yang lainnya. Bisa menggunakan media USB Flashdisk ataupun DVD. Setelah liveboot masuk ke terminal console dengan cara ctrl+t.\n2. Cek Lokasi Home Directory Masuk root user dengan cara\n1 sudo -i Kemudian cek Home directory teman-teman. Jika home tidak dipisah berarti cari directroy / jika dipisah maka cari directory home nya dengan cara ketik\n1 fdisk -l jika ketemu maka langkah selanjutnya\n3. Fix fsck Kita asumsikan disini partisi Home saya ada di /dev/sda1. nah untuk partisi teman-teman menyesuaikan ya tergantung hasil dari fdisk -l. Kemudian ketikan perintah berikut.\n1 2 umount \\dev\\sda1\\ fsck -y nah jika sudah fsck tunggu prosesnya sampai selesai. Kemudian reboot. Dicoba boot pada linux teman-teman. Insyaallah berhasil hehe ^^.\nSemoga catatan belajar saya ini bermanfaat.\nじゃ、また ヾ(＾-＾)ノ\n","image":"https://orig00.deviantart.net/92c1/f/2015/071/4/2/linuxmint_flat_wallpaper_by_x86basedhuman-d8lemzo.png"},{"title":"Fix Error: Insufficient Permissions for Device With ADB","date":"Mar 29, 2018","permalink":"https://okutasan.web.id/p/fix-error-insufficient-permissions-for-device-with-adb/","content":" こんにちはみんな! (^o^)/ Halo semua, jadi ceritanya saya sedang belajar membuat aplikasi android. Aplikasi yang saya gunakan adalah Android Studio yang run pada Linux Mint.\nSewaktu mau test aplikasi dengan run menggunakan device android terjadi error Insufficient Permissions for Device With ADB nah setelah googling saya menemukan solusinya agar aplikasi kita dapat ditest menggunakan device android pada OS Linux Mint. Berikut beberapa caranya yang saya dapatkan.\n1. Cek USB Debugging Cek perangkat android sudahkan pada mode developer. Jika belum silahkan aktifkan mode developer.\n2. Install adb Jika masih tidak bisa coba cek apakah adb-tools sudah terinstall. Jika belum install dengan mengetikan perintah berikut pada terminal.\n1 sudo apt install android-tools-adb Jika sudah maka lakukan hal berikut ini pada terminal linux\n1 adb kill-server Dan aktifkan ulang adb menggunakan root user\n1 sudo adb start-server Maka akan seperti ini\nNah akhirnya aplikasi bisa saya test menggunakan device android yang saya punya. :D\nSemoga catatan belajar saya ini bermanfaat.\nじゃ、また ヾ(＾-＾)ノ\n","image":"https://okutasan.web.id/img/java/androidstudio.png"},{"title":"Install Java Linux Mint","date":"Mar 29, 2018","permalink":"https://okutasan.web.id/p/install-java-linux-mint/","content":" こんにちはみんな! (^o^)/\nSelamat malam, Ini adalah catatan belajar Install Java Pada Linux Mint yang saya lakukan. Semoga bermanfaat..\nUntuk instalasi java 8 atau 9 yang terbaru bisa menggunakan PPA Webupd8 Team.\n1. Tambahkan PPA Webupd8 Team Buka terminal (ctrl+alt+t) kemudian copy paste atau ketikan pada terminal.\n1 sudo add-apt-repository ppa:webupd8team/java Jika sudah akan muncul konfirmasi enter saja.\n2. Update Apt Update repositori agar dapat ter-list package javanya dengan menggunakan perintah.\n1 sudo apt update 3. Install Java Jika sudah selesai update install java 8/9 dengan cara ketikan perintah berikut ke terminal.\n1 sudo apt install oracle-java8-installer Tunggu sampai muncul aggrement license pilih ok kemudian yes\nTunggu proses download JDK. Biasanya perlu waktu agak lama tergantung dari koneksi yang kita punya.\n4. Testing Jika sudah selesai instalasi silahkan test apakah java sudah terpasang pada Linux Mint dengan menggunakan perintah\n1 javac -version Maka akan tampil versi dari java yang kita install.\n.\nSemoga catatan belajar saya ini bermanfaat.\nじゃ、また ヾ(＾-＾)ノ\n","image":"https://techaeris.com/wp-content/uploads/2016/01/Java-logo-png.png"},{"title":"Eror Mount Ntfs Di Ubuntu","date":"Mar 18, 2018","permalink":"https://okutasan.web.id/p/eror-mount-ntfs-di-ubuntu/","content":" こんにちはみんな! (^o^)/ Selamat pagi, Ini adalah catatan tips ```Eror mount NTFS di Ubuntu``` Semoga bermanfaat.. Jadi saya mengalami eror saat membuka file system ntfs pada ubuntu. Dimana partisi ntfs ini adalah milik windows yang saya dual boot dengan ubuntu.\nBiasanya eror ini terjadi karena kita tidak menshutdown windows sehingga pengaturan system ntfs terlock ke windows dan tidak dapat dibuka pada sistem operasi linux.\nOke jadi cara mengatasinya adalah :\n1. Buka terminal Jadi buka terminal console dengan menekan ctrl+t.\n2. Cek SDA Cek partisi kita tadi pada sda berapa dengan melihat erornya seperti di bawah ini\n3. Ntfsfix Ketikan command dibawah ini agar dapat membuka ntfs partisi.\n1 $ sudo ntfsfix /dev/sda* nah pada /dev/sda* itu diisi sda partisi yang akan kita buka.\nPada kasus saya adalah /dev/sda6.\nDaaaaan partisi saya sudah bisa dibuka.\nSemoga catatan belajar saya ini bermanfaat.\nじゃ、また ヾ(＾-＾)ノ\n","image":"https://okutasan.web.id/img/ntfseror.png"},{"title":"Relax 1","date":"Mar 17, 2018","permalink":"https://okutasan.web.id/p/relax-1/","content":" Hello the people of the world (lol). Hahaha.\nUntuk postingan kali ini gak ada catatan tentang tutorial ataupun hal\u0026quot; teknis.\nYa sekali kali relax lah \u0026hellip;\nhehe\nOh iya pada relax yang pertama ini saya mau share tentang pacarku Isyana (xD)\nwkwkw\nada satu lagunya yang asyik judulnya Terpesona.\ndalam lagu ini dia berkolaborasi sama Gamaliel, itu loh personil GAC\u0026hellip;\nYang unik disini adalah MVnya yang isyana direct sendiri\u0026hellip;\nPertama liat langsung jatuh cinta sama Isyana (eh MVnya maksutnya :p )\nya videonya cute ,indah banget deh pokoknya hahaha\u0026hellip;\noke silahkan liat sendiri ya \u0026hellip; oh iya mungkin segitu relax #1 ini, mungkin ada ide buat relax\u0026quot; selanjutnya ? komen saja ya \u0026hellip;.\nya hidup gak harus serius terus setiap saat butuh rilex juga hehe.. CIAO ^^\n","image":"https://okutasan.web.id/img/relax/relax1.jpg"},{"title":"Belajar Docker","date":"Mar 15, 2018","permalink":"https://okutasan.web.id/p/belajar-docker/","content":" こんにちはみんな! (^o^)/ Selamat pagi, Ini adalah catatan belajar Docker Portainer yang saya lakukan. Semoga bermanfaat..\n### Persiapan Pada kali ini saya mengguanakan **Ubuntu Server 16.04** sebagai OS nya. Untuk instalasi Ubuntu Server sementara belum saya tulis catatannya. Instalasi Docker Untuk instalasi Docker ada 2 cara yaitu : 1. Dari Repositori, 2 Dari package. Untuk kali ini saya akan install docker melalui repository.\n1. Update Repositori\nSilahkan update Ubuntu Server menggunanak repositori kesayangan kamu.\n1 $ sudo apt update 2. Instalasi paket pendukung. Install paket-paket pendukung untuk docker dengan cara ketik di terminal.\n1 2 3 4 5 $ sudo apt-get install \\ apt-transport-https \\ ca-certificates \\ curl \\ software-properties-common 3. Add gpg docker.\nPerintah ini untuk menambahkan gpg key docker.\n1 $ curl -fsSL https://download.docker.com/linux/ubuntu/gpg | sudo apt-key add - 4. Add fingerprint\nVerifikasi fingerprint dengan menambahkan 8 karakter terakhir dari 9DC8 5822 9FC7 DD38 854A E2D8 8D81 803C 0EBF CD88. Jika benar akan muncul fingerprintnya.\n1 2 3 4 5 6 $ sudo apt-key fingerprint 0EBFCD88 pub 4096R/0EBFCD88 2017-02-22 Key fingerprint = 9DC8 5822 9FC7 DD38 854A E2D8 8D81 803C 0EBF CD88 uid Docker Release (CE deb) \u0026lt;docker@docker.com\u0026gt; sub 4096R/F273FCD8 2017-02-22 5. Atur stable Repositori\nAtur repositori docker yang stable.\n1 2 3 4 $ sudo add-apt-repository \\ \u0026#34;deb [arch=amd64] https://download.docker.com/linux/ubuntu \\ $(xenial) \\ stable\u0026#34; 6. Install Docker\nUpdate dahulu repository pada terminal.\n1 $ sudo apt update Kemudian install docker\n1 $ sudo apt-get install docker-ce 7. Cek Docker\nUntuk cek docker sudah terinstall atau belum tuliskan perintah berikut\n1 $ docker version Jika sudah terinstall maka versi docker akan muncul. Setelah itu cek docker untuk menjalankan hello-world images dengan cara\n1 $ sudo docker run hello-world Perintah tersebut adalah untuk mengunduh images hello-world dan menjalankannya pada docker. Jika berhasil maka akan muncul hello-world.\nSemoga catatan belajar Docker saya ini bermanfaat.\nじゃ、また ヾ(＾-＾)ノ\n","image":"https://okutasan.web.id/img/docker/dockerhero.jpg"},{"title":"Belajar Django 1","date":"Feb 20, 2018","permalink":"https://okutasan.web.id/p/belajar-django-1/","content":" こんにちはみんな! (^o^)/\nSelamat malam, Ini adalah catatan belajar Django yang saya lakukan. Semoga bermanfaat..\nDjango adalah web framework Python yang didesain untuk membuat aplikasi web yang dinamis, kaya fitur dan aman. Django yang dikembangkan oleh Django Software Foundation terus mendapatkan perbaikan sehingga membuat web framework yang satu ini menjadi pilihan utama bagi banyak pengembang aplikasi web. (Codepolitan)\nSebelum menginstall Django ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan yaitu :\n1. Python Django sendiri adalah framework yang menggunakan Python Language maka yang pertama dilakukan adalah menginstall Python. Untuk Python dapat diunduh diSINI.\nPilih Python 3 keatas karena pada Django ini menggunakan Python versi 3 keatas.\nUntuk pengguna Windows setelah instalasi Python setting $PATH Python agar dapat digunakan pada cmd.\nUntuk cara settingnya bisa lihat post saya yang Setting Path.\nCek dengan mengetikan perintah python pada cmd, jika berhasil akan tampil seperti ini Untuk pengguna Linux Python sudah langsung terinstall pada system jadi tidak perlu menginstall lagi.\nTapi jika versi python masih 2.xx maka harus diupgrade ke versi 3.xxx keatas.\n2. Install GIT Git adalah sistem kontrol versi terdistribusi yang bersifat bebas dan open source untuk menghandle suatu projek dari sekala kecil maupun dalam sekala besar dengan cepat dan efisien.\nUntuk sofware dapat didownload di GIT\nUntuk cara instalasi dan penggunaan dapat dibaca pada post teman saya Tutorial_GIT.\nUntuk mengecek git sudah terinstall dengan cara ketik perintah git --version, jika sudah akan muncul versi git 3. Clone Django Untuk instalasi Django kita clone dahulu github django dengan cara ketik perintah berikut pada git\ngit clone https://github.com/django/django.git\njika sudah masuk ke folder django yang sudah kita clone tadi lalu ketikan perintah berikut\nC:\\ python setup.py install\nCatatan : saat eksekusi perintah diatas pastikan cmd/console sudah dalam posisi root/admin permission\nJika sudah selesai menginstall cek versi django dengan cara ketikan perintah berikut Windows = c:\\\u0026gt;python -c \u0026quot;import django; print(django.get_version())\u0026quot;\nLinux = $ django-admin.py --version\n4. Create Project Nah untuk persiapan sudah selesai saatnya kita buat project menggunakan Django.\nPertama masuk ke folder yang kamu inginkan melalui cmd/terminal terserah sih folder apa saja asalkan jangan system yang krusial kemudian ketik perintah berikut\nc:\\\u0026gt; django-admin startproject blog\ndalam hal ini kita membuat project dengan django-admin startproject dan dengan nama folder blog. Nah langsung masuk ke folder blog yang telah kita buat.\nDisini kita sudah masuk ke project yang sudah kita buat memiliki struktur sebagai berikut\n1 2 3 4 5 6 7 blog/ manage.py blog/ __init__.py settings.py urls.py wsgi.py Untuk penjelasannya akan saya bahas lain kali karena untuk saat ini saya sendiri juga belum mengerti ごめん (⋟﹏⋞)\nnah kemudian untuk menjalankan project yang sudah kita buat menggunakan perintah\nc:\\blog\u0026gt; python manage.py runserver\nMaka akan seperti ini hasilnya Sekarang buka broswer dan ketikkan alamat yang sudah ada dari runserver diatas yaitu http://127.0.0.1:8000/ maka akan terlihat roket yang akan bersiap meluncur yang menandakan projek sudah siap akan diluncurkan tinggal kita mau mengisi dan tujuan roket kemana (⁎˃ᆺ˂)\nSemoga catatan belajar Django saya ini bermanfaat.\nじゃ、また ヾ(＾-＾)ノ\n","image":"https://okutasan.web.id/img/django.jpg"},{"title":"Setting Path Windows","date":"Feb 19, 2018","permalink":"https://okutasan.web.id/p/setting-path-windows/","content":" こんにちはみんな! (^o^)/\nKali ini saya akan memberikan tips tentang penggunaan $PATH pada Windows.\nUntuk penjelasan tentang apa itu $PATH bisa dibaca sendiri di Wikipedia.\nOke sekarang kita mulai untuk mengatur $PATH di windows.\n1. Buka System Dengan cara klik kanan my computer/this pc (win10) \u0026gt; pilih properties atau dengan kombinadi tombol \u0026quot;windows+break\u0026quot;\n2. Masuk Ke Environment Variables Untuk masuk ke Environment Variable pilih menu Advancanced System Settings lalu pilih Environment Variables\n3. Add Path Pada Environment Variable pilih Path \u0026gt; pilih edit lalu klik New \u0026gt; Browse masukan lokasi aplikasi ataupun Path yang akan dieksekusi. Dalam hal ini saya memilih path untuk aplikasi composer yang berada pada\nC:\\Users\\okuta\\AppData\\Roaming\\Composer\\vendor\\bin\n4. Jalankan Path Untuk mencoba menjalankannya menggunaakn CommandPrompt/terminal console yang ada kemudian ketikan perintah/aplikasi yang akan dieksekusi dalam hal ini kita coba composer.\npastikan lokasi path benar agar perintah $path dapat dijalankan.\nSetting $path pada windows ini sangat berguna ketika digunakan dalam pekerjaan , dengan menggunakan path ini kita tidak perlu membuang-buang waktu untuk mencari aplikasi yang akan dijalankan terutama bila aplikasi berupa CLI. Sehingga lebih menghemat waktu dalam develops ataupun project.\nSemoga tips penggunaan $Path ini bermanfaat.\nじゃ、また ヾ(＾-＾)ノ\n","image":"https://okutasan.web.id/img/path/cover.png"},{"title":"Belajar Laravel 1","date":"Feb 17, 2018","permalink":"https://okutasan.web.id/p/belajar-laravel-1/","content":" Selamat malam, Ini adalah catatan belajar laravel yang saya lakukan. Semoga bermanfaat.\nOke sebelum menggunakan Laravel Framework ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan yaitu :\nWeb Server Composer Koneksi Internet Pada setiap platfrom cara persiapannya berbeda-beda tergantung platfrom OS yang digunakan. Berikut beberapa persiapan yang dibutuhkan sesuai OS nya.\nWindows Install XAMPP Download XMPP/WAMP/ sejenisnya untuk server pada windows. Pilih yang menggunakan PHP 5. Untuk XAMPP download di XAMPP. Setelah itu install XAMPP pada windows. Install Composer Composer sendiri manajemen dependency pada PHP seperti npm (Node.js) dan Bundler (Ruby). Composer memungkinkan untuk membuat library pada project anda dan composer sendiri akan menginstall atau mengupdate secara otomatis tanpa anda harus menginstall manual -idcloudhost.\nDownload Composer DISINI.\nKemudian install Composer, tapi pastikan sudah menginstall XAMPP server dulu.\nCek apakah composer sudah terinstall dengan cara buka CommandPrompt. CTRL+R ketik CMD kemudian ketikan composer. Jika sudah terinstall maka akan seperti berikut : Jika belum masukan/edit PATH composer sesuai lokasi install Composer. Atau bisa baca postingan Setting PATH Pada Windows.\nInstall Laravel Framework Setelah composer terinstall sekarang saatnya kita menginstall Laravel Frameworknya.\nPertama kita buka Commandprompt windows, kemudian kita arahkan ke directory htdocs XAMPP yang telah kita install. Setelah itu ketik perintah composer berikut untuk mengunduh laravel\ncomposer create-project --prefer-dist laravel/laravel blog Penjelasan :\ncomposer : perintah menjalankan composer\ncreate-project : pilihan untuk membuat project baru\nlaravel/laravel : pilihan mengunduh laravel library\nblog : nama directory yang akan dibuat untuk library laravel\nJika sudah selesai kemudian masuk ke directory yang sudah dibuat menggunakan perintah cd. Cek apakah laravel sudah terdownload dengan benar dengan perintah php artisan -V. Jika benar maka versi laravel akan muncul. Buka XAMPP Control Panel dan aktifkan servernya. cek di browser dengan mengetikan di url browser http://localhost/fulan/public/. Jika tampilan seperti berikut berarti laravel siap untuk dioprek dan digunakan. Untuk setup pada Linux bisa dibaca pada post yang telah saya buat. Setup Laravel Linux Oke terimakasih semoga bermanfaat. じゃ、また ヾ(＾-＾)ノ\n","image":"https://okutasan.web.id/img/laravel/laravelogo.png"},{"title":"Post Pertama!","date":"Dec 17, 2017","permalink":"https://okutasan.web.id/p/post-pertama/","content":" Post pertama menggunakan HUGO, awesome !\n","image":"https://okutasan.web.id/img/haha.jpg"},{"title":"About Me","date":"Jan 01, 0001","permalink":"https://okutasan.web.id/about-me/","content":"Hello , I\u0026rsquo;m Okta Arif Cahyawan.\nI\u0026rsquo;m DevOps Engineer with 5+ years of experience in designing, operating, and optimizing cloud infrastructure and Kubernetes-based production environments. Strong expertise in multi-cloud platforms (AWS, GCP, Azure), CI/CD automation (Jenkins, GitLab CI, GitHub Actions), and Linux systems. Experienced in Kubernetes architecture design, infrastructure automation, monitoring, and observability. Proven track record in infrastructure cost optimization, improving system reliability, and supporting scalable application deployments.\nCheck my resume in link below.\n","image":""},{"title":"Search","date":"Jan 01, 0001","permalink":"https://okutasan.web.id/search/","content":"","image":""}]